Oleh: Ronny Carter PM Sibarani | 10 Oktober 2009

berita ringan LKPJ Bupati Tobasa


LKPJ Bupati Tobasa
KOMISI I DPRD : BENAHI SEKTOR PENDIDIKAN DI TOBASA

Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. Toba Samosir mengatakan agar Bupati Tobasa Drs Monang sitorus sH MBa benar-benar memperhatikan mutu pendidikan, fasilitas sekolah serta penempatan guru pengajar yang professional disetiap sekolah wilayah terpencil diwilayah kab. Toba Samosir.

Hal tersebut disampaikan juru bicara Komisi I DPRD Ir. Togar manurung pada penyampaian laporan hasil pembahasan pada Rapat paripurna Laporan Pertanggung jawaban Bupati Tobasa dan sisa perhitungan APBD tahun Anggaran 2009 diruang siding Kantor DPRD Tobasa Desa pagar batu Soposurung Balige

Dalam hal itu Ir. Togar Manurung mengungkapkan bahwa sesuai pengamatan serta peninjauan dilapangan ditemui berbagai hal ketidak profesionalan yang sangat signifikan disektor pendidikan tersebut. Salah satunya ialah dimana penempatan CPNS guru pengajar masih belum tepat. Banyak ditemui adanya kekurangan guru tenaga pengajar diberbagai bidang study ditiap Kecamatan yang jauh dari Ibukota Kabupaten seperti di Kec. Borbor, Kec.Pintupohan Meranti, Habinsaran, Nassau dan dibilangan kecamatan terpencil lainnya.

Sementara sekolah-sekolah yang berlokasi dekat dengan Ibukota Kabupaten ditemui limpahan guru pengajar dan bahkan masih tetap ditambah setiap penempatan. Salah satu contoh yang ditemui ialah, salah satu SD Negeri di kec. Pintupohan Meranti hanya terdapat dua orang pengajar diantaranya seorang merangkap kepala sekolah dan seorang guru pengajar bekerja keras meladeni sebanyak 6 (enam) ruangan kelas yaitu kelas satu hingga kelas enam.

Disamping ketidak propesionalan penempatan guru pengajar tersebut turut disampaikan terdapatnya fasilitas tidak memadahi disetiap sekolah seperti fisik bangunan yang sudah tidak layak, fasilitas lemari, papan tulis, meja, kursi, terlebih infra struktur jalan yang sulit menuju lokasi pembelajaran tersebut. Bagai mana mungkin generasi bias dipaksa untuk dapat diandalkan apabila setiap hal yang mendukung untuk itu tidak difasilitasi dan bahkan mengancam jiwa mereka setiap kali hendak menuntut ilmu.

Hal senada juga disampaikan juru bicara komisi II Ir. Jonggara Manurung didalam 20 point laporan hasil pembahasannya. Dikatakan bahwa di SMP N Nassau sama sekali tidak memiliki guru bahasa Inggris yang keberadaannya sangatlah urgent.

Komisi II turut membahas pembangunan jalan dari Tarabunga hingga ke Lumban Silintong yang dikerjakan tahun 2009 sudah rusak, diharapkan melalui Bupati agar segera diperbaiki. Dibeberapa sector pembangunan ditemui proyek fisik tidak sesuai seharusnya. Sector pariwisata di Tobasa ketinggalan dari Kabupaten Tetangga sementara asset yang terdapat di berbagai lokasi wisata memilikinilai histories sangat tinggi namun minim pengelolaan. Diharapkan kedepan Pemkab Tobasa mengedepankan dan mengarahkan pembangunan irigasi Desa dilokasi terpencil. Kepengurusan KPUD tampak sangat rapuh. Kadis DPPKD tidak pernah hadir pada setiap rapat dan pertemuan, diharapkan agar Bupati memberikan teguran keras terhadap beliau. Diharapkan agar badan Lingkungan Hidup dan Pertambangan melakukan pengkajian kelayakan sebelum melaksanakan kegiatan galian C agar tidak menimbulkan dampak alam yang tidak dikehendaki.pembangunan jalan di Lumban Huala agar sesuai dengan semestinya. Membuka daerah-daerah terisolir dan mengga;I pundit-pundi perekonomian untuk meningkatkan Pendapatan Asli daerah.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: